Warna-warni Kemeriahan Hari Guru: Peserta Berbusana Adat di Upacara Bendera di Bondowoso

  • Bagikan
Kepala Kantor Kemenag Bondowoso Moh. Ali Masyhur mengenakan pakaian adat daerah Jawa Timur sedang membacakan teks pidato Menteri Agama pada hari Guru. (Foto:His)

Bondowoso (Humas) – Hari Guru di Kabupaten Bondowoso tidak hanya dirayakan dengan khidmat, namun juga penuh keceriaan dan keindahan budaya. Pada peringatan kali ini, seluruh peserta upacara, termasuk para pejabat, Kepala, Kasubbag TU, Kasi, dan penyelenggara, memukau dengan mengenakan pakaian adat daerah masing-masing.

Pemandangan yang memukau tersebut menjadi ungkapan rasa hormat dan penghargaan terhadap profesi guru, sekaligus menunjukkan kekayaan budaya yang dimiliki oleh masing-masing daerah di Kabupaten Bondowoso. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Moh. Ali Masyhur, menyampaikan terima kasihnya atas perhatian yang luar biasa dari seluruh peserta upacara dan panitia yang telah dengan antusias menjadi bagian dari acara bersejarah ini.

Dengan tema “Guru Pembelajar, Bahagia Mengajar,” upacara ini menjadi momen penting untuk merayakan dedikasi dan komitmen para pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan bermakna. Hal ini sejalan dengan semangat kegembiraan yang terpancar dari wajah-wajah peserta yang tampil anggun dalam pakaian adat.

Upacara berlangsung meriah di halaman kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, menjadi saksi kebersamaan dalam merayakan hari yang begitu istimewa bagi dunia pendidikan. Di antara para petugas upacara, hadir pula para Guru ASN di lingkungan Madrasah Swasta, Pengawas Madrasah/PAI sebagai petugas upacara, Kepala dan Staf KUA, Staf Kantor Kemenag Bondowoso menambah nuansa keberagaman dalam kesatuan yang indah.

Peringatan Hari Guru tahun ini tak hanya menjadi ajang seremonial semata, tetapi juga menjadi panggung untuk membangkitkan semangat dan kebanggaan terhadap profesi pendidik. Semoga kebersamaan dan semangat keguruan ini terus berkobar, mencerahkan setiap langkah pendidikan di Kabupaten Bondowoso.

Suasana keakraban terasa begitu erat ketika seluruh peserta upacara, dari Kepala Sekolah hingga Kasubbag TU, memadukan keindahan pakaian adat dengan semangat peringatan Hari Guru. Pakaian adat yang dipilih bukan hanya sekadar busana, tetapi juga mewakili kekayaan tradisi dan identitas daerah masing-masing.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Moh. Ali Masyhur, dalam sambutannya tidak hanya mengapresiasi penampilan peserta upacara, namun juga mengajak semua pihak untuk terus mendukung dan memajukan dunia pendidikan. “Semangat Guru Pembelajar, Bahagia Mengajar hendaknya menjadi pendorong bagi kita semua untuk terus berkembang dan berinovasi dalam dunia pendidikan,” ucapnya penuh semangat.

Peran penting Guru dalam upacara ini turut disorot sebagai simbol keberagaman dalam dunia pendidikan. Keikutsertaan mereka memberikan nuansa khusus, menegaskan bahwa setiap elemen pendidikan memiliki peran yang tak tergantikan dalam mencetak generasi penerus bangsa.

Tema yang diusung dalam peringatan ini memberikan refleksi mendalam tentang pentingnya guru sebagai pembelajar sepanjang hayat. Bahagianya mengajar menjadi landasan utama dalam membangun karakter dan kepribadian peserta didik. Dalam hal ini, upacara bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga panggung inspirasi bagi semua yang hadir.

Semoga semangat dan keceriaan yang terpancar dari peringatan Hari Guru di Kabupaten Bondowoso ini menjadi semacam bekal semangat bagi setiap pendidik, memberikan dorongan positif dalam setiap langkahnya. Dengan begitu, dunia pendidikan akan terus bersinar dan mencetak generasi unggul yang siap menghadapi masa depan.”(his)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *