“Sinergi Optimal: Meningkatkan Pengelolaan Zakat dan Wakaf di Bondowoso”

  • Bagikan
Kasubbag TU Kantor Kemenag Bondowoso dalam sambutan mewakili kepala pada kegiatan “Fasilitasi Zakat dana Wakaf” di Aula Kemenag. (Foto: egp)

Bondowoso (Humas)- Dalam upaya meningkatkan pengelolaan zakat dan wakaf di Kabupaten Bondowoso, Kantor Kementerian Agama setempat telah menyelenggarakan sebuah acara fasilitasi yang mengundang berbagai narasumber berkompeten di bidangnya (9/8). Dalam acara yang dihadiri oleh 50 peserta, terdiri dari 23 kepala Kantor Urusan Agama (KUA), 23 penyuluh non PNS di bidang garapan wakaf, dan 4 penyuluh fungsional PNS, diskusi mendalam mengenai pengelolaan zakat dan wakaf di Kabupaten Bondowoso telah berlangsung.

Dalam acara ini, dua narasumber kunci memberikan pandangan dan pengetahuan yang berharga. Kepala Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Bondowoso, Zubaidi, dan Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Bondowoso, Moh. Arab Sudarman, secara bergantian memaparkan pemahaman mereka tentang pentingnya pengelolaan zakat dan wakaf dengan baik.

Kasubbag TU, Astono, yang hadir mewakili Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso dalam sambutan menyampaikan pandangannya tentang urgensi pengelolaan wakaf dengan optimal. Ia menjelaskan, “Pengelolaan wakaf membutuhkan kerja keras dan sinergi berbagai pihak. Saat ini masih terdapat beberapa kendala, seperti permasalahan terkait sertifikat wakaf yang belum terganti setelah nadzir wakaf meninggal. Ini adalah salah satu aspek yang harus diatasi agar pengelolaan aset wakaf dapat berjalan lancar.”

Astono, juga memberikan pandangannya. “Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam mendiskusikan dan menyelesaikan permasalahan yang ada dalam pengelolaan zakat dan wakaf. Kami menyadari bahwa masih terdapat banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Namun, kami optimis bahwa dengan dukungan dari berbagai pihak, pengelolaan aset wakaf dapat menjadi lebih baik dan terkelola dengan lebih baik.”

Sementara itu, Agus Jaelani ,Penyelenggara Zawa Kemenag Bondowoso, menyampaikan harapannya terhadap hasil kegiatan ini. “Kami berharap bahwa setelah kegiatan ini, pengelolaan wakaf dapat menjadi lebih baik. Hal ini sangat penting dalam menjaga serta mengamankan aset wakaf yang merupakan amanah dari masyarakat. Kita harus berupaya untuk memastikan bahwa aset ini dikelola secara transparan dan berkelanjutan.”

Dalam semangat sinergi antara Kantor Kementerian Agama, Badan Pertanahan Nasional, dan BAZNAS, diharapkan bahwa hasil dari acara fasilitasi ini akan membawa dampak positif dalam pengelolaan zakat dan wakaf di Kabupaten Bondowoso. Pengelolaan yang lebih baik akan memastikan aset wakaf dapat dijaga dan dikelola secara efektif, sehingga tujuan sosial dan agama dari zakat dan wakaf dapat tercapai dengan lebih baik pula. (egp)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *