Seriusi Percepatan DIPA 70 Persen, PAIS Gelar Rakor Program Kerja Tahun 2023

  • Bagikan

(Kab. Bondowoso-Humas) Untuk percepatan penyerapan anggaran DIPA 70 persen pada Juli Tahun 2023, Seksi Pandidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso (Kankemenag Kab. Bondowoso) langsung menggelar Rapat Koordinasi Program Kerja untuk 1 tahun ke depan di Aula RM. Bu Kadir, Kotakulon, Bondowoso (01/03/2023).

Kegiatan yang diselenggarakan di dalam kota Bondowoso ini, diikuti oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Tofan Hidayat, Perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso Edi Riyanto, dan Admin Dapodik Cabang Dinas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bondowoso Situbondo, Ahmad Bustanul Arifin. Adapun peserta terdiri dari pengurus harian KKG dan MGMP serta FKGTK yang berjumlah 55 orang.

Dalam kesempatan itu, Tofan Hidayat menyampaikan bahwa terlaksananya kegiatan Rapat Koordinasi Program kerja ini berkat dukungan dari DIPA APBN Satker Pendis Tahun Anggaran 2023. Kegiatan itu terlaksana, tidak lain untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan seksi PAIS. Peningkatan itu, lanjutnya, dapat dimulai dari kurikulum pendidikan, peningkatan sumber daya guru, serta peningkatan prestasi siswa-siswi, dan perbaikan administrasi terutama dari sisi online maupun offline.

“Peningkatan mutu lembaga, SDM dan siswa harus terus dilakukan perbaikan untuk mencapai mutu yang berkualitas. Dengan Rakor Program Kerja Tahunan ini, mari tuangkan segala uneg-uneg untuk perbaikan Pendidikan Agama Islam,” jelas Alumni PGA Negeri Situbondo ini.

Selain itu, pria kelahiran Bondowoso ini juga menyampaikan harapan ke depan pada bidang yang dia pimpin, bahwa arah dan tujuan raker ini adalah fokus pada program kerja 1 tahun kedepan. Diharapkan, pelayanan seksi pais dapat memberikan pelayanan yang memuaskan dan juga menghasilkan program kerja yang sesuai dengan program pemerintah saat ini.

“Ukuran pelayanan sukses itu adalah dapat memberikan pelayanan memuaskan kepada masyarakat, serta adanya kesesuaian program kerja dengan program pemerintah saat ini,” tegasnya.

Sementara itu, pemateri dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bondowoso Edi Riyanto menyampaikan pentingnya data pada era digital saat ini. Di era serba teknologi semua dijalankan dengan aplikasi. Begitu juga pada PAI, pentingnya update data untuk semua guru PAI berawal dari aplikasi Data Pokok Tenaga Pendidik dan Kependidikan (Dapodik).

“Integrasi data dari aplikasi dapodik ke aplikasi emis dan aplikasi siaga dapat terakomodir secara detail danvalid, serta cepat dalam menangani berbagai masalah di bawah,” paparnya.

Sedangkan Admin Dapodik Cabang Dinas Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Bondowoso Situbondo Ahmad Bustanul Arifin menyampaikan materi teknis terkait pendaftaran NUPTK. Caranya, jelasnya, untuk mendapatkan NUPTK ini perlu melakukan updating data aplikasi pada Dapodik dulu.

“Untuk updating data aplikasi Dapodik ini perlu fokus. Kalau data tidak di update pada aplikasi Dapodik, maka integrasi ke aplikasi Emis dan Siaga tidak akan berhasil. Bahkan, yang parah adalah hak-hak mereka akan tidak akan bisa cair bila tidak dilakukan update data,” jelasnya penuh kekhawatiran. (roul, egp, his)

Penulis: (rul, egp, his)Editor: his
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *