Pembangunan Vihara Ariya Maitreya Bondowoso, Kepala Kemenag: “Harus Jelas dan Sesuai Regulasi”

  • Bagikan

Bondowoso (inmas) – Rumah ibadah merupakan hal yang sangat primer dalam kehidupan beragama. Karena tempat itu merupakan bagian utama dalam berinteraksi dengan Tuhan serta tempat kegiatan keagamaan yang digelar dengan sakral. Begitupun umat Budha di wilayah Bondowoso yang telah mengajukan permohonan pembangunan gedung Vihara Ariya Maitreya yang akan dibangun di Jl. Yos Sudarso Kelurahan Blindungan Kecamatan Bondowoso ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bondowoso, datang langsung dalam pembahasan permohonan pendirian gedung itu. Rapat yang diselenggarakan di Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Bondowoso tersebut dihadiri oleh pelbagai instansi yang terkait serta perwakilan pengurus dari FKUB dan pengurus Vihara.

Dalam pemaparannya Moh. Ali Masyhur mengatakan jika sesuai dengan regulasi yang dikeluarkan 2 Menteri pada Tahun 2006 yaitu Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 syarat khusus pendirian rumah ibadah itu ialah: daftar nama dan KTP pengguna rumah ibadat paling sedikit 90 orang yang disahkan oleh pejabat setempat sesuai dengan tingkat batas wilayah; dukungan masyarakat setempat paling sedikit 60 orang yang disahkan oleh Lurah/Kepala Desa; rekomendasi tertulis Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota; dan rekomendasi tertulis FKUB Kabupaten/Kota.

Ali Masyhur juga menambahkan terkait dengan proposal pembangunan itu harus jelas, mulai dari dasar hukum serta isi dan substansi dari proposal pengajuan tersebut. Dan juga harus membedakan antara rumah ibadah dengan tempat ibadah. “Misalnya dalam Islam ada Masjid dan Musholla jadi harus jelas dan ada ciri khusus antara tempat ibadah dan rumah ibadah, jadi rumah ibadah itu ialah bangunan khusus yang ada aspek sosiologis, yuridis, aturan bersama yang diikuti Bersama. Jika tempat ibadah itu  biasanya tidak memiliki persyaratan apa pun dalam proses pembangunannya dan bersifat privasi serta tidak permane,” jelasnya.  (egp,his,rul)

Penulis: (rul, egp, his)Editor: his
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *