Menag Dorong Upaya Peningkatan Kesejahteraan Penyuluh Soft Power Pertahanan Bangsa

  • Bagikan

post-title

Menag Yaqut Cholil Qoumas (Istimewa)

Kab. Bondowoso (Humas)- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menganggap penyuluh agama sebagai bentuk soft power dalam pertahanan negara. Oleh karena itu, ia mendorong untuk berupaya memperjuangkan kesejahteraan mereka.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Menag Yaqut saat mengakhiri acara Penyuluh Agama Islam (PAI) Award 2023 tingkat nasional di Jakarta. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada para penyuluh agama di seluruh Indonesia, menyebut mereka bukan hanya sebagai garda terdepan dalam melayani Kementerian Agama kepada masyarakat, tetapi juga dalam menjaga keselarasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam pandangannya, Yaqut berpendapat bahwa jika Kementerian Pertahanan memiliki peralatan militer sebagai alat pertahanan, maka penyuluh agama berperan sebagai alat pertahanan yang bersifat lembut. Ia menyebut penyuluh agama sebagai bentuk soft power. Gus Men, sapaan akrab Menag Yaqut, menyatakan, “Para penyuluh agama sebenarnya adalah representasi dari soft power.”

Menurut pandangannya, posisi penyuluh agama sebagai garda terdepan memiliki konsekuensi besar. Gus Men, dengan tegas menyatakan bahwa peran penyuluh agama memiliki dampak signifikan dalam membentuk arah perkembangan bangsa. “Jika penyuluh agama ini benar dalam menyampaikan ajaran agama Islam, saya yakin orang tidak mudah diadu domba hanya karena berbeda pemahaman keagamaan,” tambahnya.

Gus Men juga mengingatkan bahwa sebaliknya, jika penyuluh agama terlibat dalam provokasi berdasarkan perbedaan pandangan keagamaan, konsekuensinya bisa berpotensi mengancam stabilitas negara. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa penting bagi negara untuk memanfaatkan peran penyuluh agama dengan bijak dan memberikan perhatian terhadap kesejahteraan mereka.

Menag Yaqut juga mengapresiasi kehadiran para kepala daerah dalam acara Penyuluh Agama Islam Award 2023. Ia menganggap hal ini sebagai bukti nyata bahwa para kepala daerah menghargai pentingnya peran penyuluh agama di wilayahnya.

Dengan penuh rasa terima kasih, Menag menyebut kehadiran banyak kepala daerah dalam acara ini sebagai fenomena yang jarang terjadi selama masa kepemimpinannya sebagai menteri agama. Ini menunjukkan keseriusan kepala daerah dalam memberikan perhatian kepada penyuluh agama.

Menag mengharapkan bahwa upaya perhatian yang diberikan juga tercermin dalam peningkatan kesejahteraan penyuluh agama. Ia juga menekankan hal ini kepada jajaran Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, yang bertanggung jawab atas pembinaan para penyuluh agama.

“Kepada Dirjen Bimas Islam, saya minta untuk benar-benar memperjuangkan bagaimana kesejahteraan kawan-kawan kita ini, sehingga dapat berada di posisi yang layak,” demikian disampaikan dengan tegas oleh Gus Men.

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso, Moh. Ali Masyhur, merespons pidato Menteri Agama dengan sangat positif. Ia menganggap pidato tersebut sebagai arahan yang sangat berarti dalam konteks penyuluhan agama di wilayahnya. Dalam pandangannya, pidato tersebut menggarisbawahi peran penting para penyuluh agama sebagai elemen soft power dalam pertahanan bangsa.

“Gus Men telah memberikan pemahaman yang mendalam tentang peran penyuluh agama dalam memelihara kerukunan dan kesatuan masyarakat. Saya sepakat dengan gagasan bahwa penyuluh agama memiliki dampak besar dalam membentuk pandangan masyarakat terhadap agama dan kehidupan beragama secara keseluruhan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi fokus pidato pada peningkatan kesejahteraan para penyuluh agama. Baginya, perhatian terhadap kesejahteraan mereka adalah sebuah langkah esensial yang sejalan dengan semangat meningkatkan kualitas pelayanan agama kepada masyarakat. “Saya menyambut baik arahan Menteri Agama kepada Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam untuk memperjuangkan kesejahteraan penyuluh agama. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen tinggi dalam memastikan peran vital mereka dijaga dan dihargai,” imbuhnya.(his)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *