Kepala Kemenag Bondowoso Hadiri Pembukaan Musabaqoh Hifdzil Quran di Pondok Pesantren Al Islah

  • Bagikan
Santri peserta MHQ 2023 di PP. Al-Islah. (Foto: Dani)

Bondowoso (Humas) – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso, Moh. Ali Masyhur, hadiri pembukaan Musabaqoh Hifdzil Quran (MHQ) 2023 di Pondok Pesantren Al Islah, dalam rangka menyongsong 50 tahun keberlangsungan pesantren yang terletak di Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan. Kegiatan ini diikuti oleh santri tingkat pelajar dan mahasiswa se-Tapal Kuda, yang meliputi daerah Bondowoso, Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Probolinggo, dan Pasuruan.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Bondowoso, Moh. Ali Masyhur, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pengasuh Pondok Pesantren Al Islah atas terselenggaranya Musabaqoh Hifdzil Quran tahun ini. “Malam ini saya bangga berada di sini, di depan hafidz dan hafidzah masa depan. Terima kasih dan apresiasi yang tinggi untuk pengasuh Pondok Pesantren Al Islah yang telah turut menggali potensi Qur’ani di Bondowoso ini khususnya,” ucapnya dengan penuh semangat.

Sambutan Kepala Kemenag saat pembukaan MHQ 2023 di PP. Al-Islah. (Foto: Dani)

Acara yang merupakan rangkaian peringatan 50 tahun Pondok Pesantren Al Islah ini bertujuan untuk menghimpun para hafidz dan hafidzah dalam kompetisi MHQ, yang melibatkan peserta dari berbagai Pondok Pesantren  di sekitar Tapal Kuda. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi bentuk perayaan dan syukuran atas peran pondok pesantren dalam pembinaan dan pemberdayaan generasi muda di bidang keagamaan.

“Semoga melalui kegiatan ini, semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk mencintai, memahami, dan mengamalkan ajaran kitab suci Al-Quran. Ini adalah langkah penting dalam mencetak generasi yang Qur’ani dan memiliki integritas moral yang tinggi,” tambah Moh. Ali Masyhur.

Pembukaan Musabaqoh Hifdzil Quran ini diharapkan tidak hanya menjadi momen kompetisi semata, tetapi juga sebagai momentum mempererat tali silaturahmi antarpondok pesantren dan memperkuat semangat pembelajaran Al-Quran di tengah masyarakat. Acara ini diperkirakan akan menjadi inspirasi bagi santri dan mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi keislaman mereka di masa depan.(egp)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *