Jawab Tantangan Keluarga, Kemenag Bondowoso Gelar Rakor Pelibatan Masyarakat pada Program Ketahanan Keluarga

  • Bagikan
Kepala Kemenag bersama para pemateri dalam kegiatan Rakor Pelibatan Masyarakat pada Program Ketahanan Keluarga. (Foto: Dani)

Bondowoso (Humas) – Rapat Koordinasi Pelibatan Masyarakat pada Program Ketahanan Keluarga digelar di Aula KUA Bondowoso, dihadiri oleh Penyuluh fungsional, Kepala KUA, dan Gerakan Keluarga Maslahah NU GKM NU. Pemateri yang turut hadir meliputi Kepala Kemenag, Kepala Dinsos P3AKB, Ketua Satgas Gerakan Keluarga Maslahah NU (GKMNU), dan Kasi Bimas.

Tingginya angka perceraian, kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), pernikahan anak, dan stunting merupakan tantangan kompleks yang tidak dapat diselesaikan secara sendirian oleh Kementerian Agama. Oleh karena itu, perlu dilibatkan aktif partisipasi masyarakat dalam upaya membangun ketahanan keluarga. Kesadaran ini mendorong Kantor Kementerian Agama Kaupaten Bondowoso melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam untuk menggelar Rapat Koordinasi Pelibatan Masyarakat pada Program Ketahanan Keluarga.

Rapat ini menjadi wujud kesadaran akan pentingnya peran keluarga dalam menjalankan fungsi sosialnya, sekaligus respons atas keprihatinan terhadap tingginya angka perceraian di Bondowoso. Keberhasilan program ketahanan keluarga ini sangat bergantung pada partisipasi aktif dan sinergi antara instansi terkait dan masyarakat.

Kepala Kemenag Bondowoso Moh. Ali Masyhur menyatakan, “semoga langkah-langkah konkret dapat dihasilkan melalui rapat koordinasi ini untuk meningkatkan ketahanan keluarga di Bondowoso,” harapnya penuh optimis. Kepala Kemenag kelahiran Bangkalan ini juga menyatakan bahwa Rakor ini juga sebagai salah satu sinergi Satgas GKMNU dengan Kemenag.(egp)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *