Buka 2 PDWK Di Bondowoso, Kakanwil: Tolong Terapkan 5 Nilai Budaya Kerja

  • Bagikan

Kab. Bondowoso (Inmas) – Kehadiran Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jatim di Bondowoso, langsung membuka 2 (dua) Pendidikan Di Wilayah Kerja (PDWK) yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, Prov. Jawa Timur di Gedung MAN Bondowoso (16/01). Kegiatan PDWK ini diselenggarakan selama 6 hari, dari tanggal 16 – 21 Januari 2023. Dalam kesempatan itu pula, Kakanwil mengingatkan kepada ASN dan Non ASN Kementerian Agama untuk menerapkan 5 nilai budaya kerja.

Hadir dalam pembukaan pelatihan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Prov. Jatim Husnul Maram, Kabid Pendma Prov. Jatim Santoso, Kepala Kankemenag Bondowoso Moh. Ali Masyhur, Ketua Panitia BDK Aziz Fuadi. Kegiatan yang diselenggarakan pertama kali di anggaran Tahun 2023 ini, keseluruhan peserta berjumlah 80 orang. BDK Surabaya membaginya dalam dua pelatihan. Pertama, pelatihan teknis public speaking. Dan Kedua, pelatihan Metodologi pembelajaran. Adapun mereka yang mengikuti ini adalah dari ASN dan Non ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso.

Dalam sambutan pembukaan, Kepala Kanwil Prov. Jatim Husnul Maram mengaku sangat mengapresiasi kegiatan Balai Diklat di Kabupaten Bondowoso. Dia menilai kegiatan diklat ini dapat menambah wawasan serta keilmuan ASN dan Non ASN.

“Saya mengapresiasi kegiatan diklat yang diselenggarakan oleh BDK Surabaya di Bondowoso ini. Kegiatan yang selama 6 hari ini dapat menambah wawasan serta keilmuan yang dimiliki oleh ASN dan Non ASN di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, khususnya Kabupaten Bondowoso,” jelasnya.

Maram menambahkan, peserta yang mengikuti diklat ini adalah orang-orang yang beruntung yang mendapatkan kesempatan mengikuti diklat. Tidak semua ASN dan non ASN dapat mengikuti Diklat ini, sebab jika dikalkulasi secara menyeluruh masing-masing ASN yang mendapatkan kesempatan untuk ikut diklat, siklusnya bisa mencapai 30 tahun.

“Siklusnya per 1 orang itu siklusnya bisa mencapai 30 tahun. Maka dari itu, gunakan kesempatan dan waktu sebaik-baiknya serta memperhatikan materi-materi yang disampaikan oleh Widyaiswara dari Balai Diklat,” pesan mantan Kepala Kankemenag Kota Surabaya ini. .

Kakanwil juga mengingatkan untuk para ASN Kementerian Agama harus melaksanakan nilai-nilai 5 budaya kerja di lingkungan kerjanya. Mengingat dari hasil CAT IPMB, lanjutnya, nilai dari ASN Kementerian Agama seluruh Indonesia hanya 40 persen yang professional.

“Ini merupakan pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. Salahsatunya dengan mengikuti diklat yang diselenggarakan oleh Balai Diklat. Dan saya berharap dari 40 persen itu, Bondowoso tidak termasuk di dalamnya,” harapnya.

“Tolong sebagai ASN Kementerian Agama yang baik, harus menerapkan 5 budaya kerja Kementerian Agama, yaitu: Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, Keteladanan,” paparnya.(EGP HIS, RUL)

Penulis: (rul, EGP, his)Editor: EGP
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *